Kamis, 30 Juni 2016 - 09:11:59 WIB
EKSKLUSIVITAS KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA (ROHIS) DI PTU: BIBIT-BIBIT RADIKALISME?
Diposting oleh : Tomy Dwi Susanto
Kategori: Produk dan Layanan - Dibaca: 110 kali

EKSKLUSIVITAS KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA (ROHIS)

DI PTU: BIBIT-BIBIT RADIKALISME?

 Supian

Universitas Jambi

Email: supian_ramli@yahoo.co.id/08127404174

 

Pendahuluan

         Diakui bahwa Indonesia bukan negara agama, meskipun demikian nilai-nilai agama sangat dominan menjiwai rakyatnya dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lebih-lebih dalam konteks Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi tumpuan kemajuan dunia Islam di masa yang akan datang, maka ruh agama tidak dapat dipisahkan dari masyarakatnya. Maka tidaklah mengherankan apabila agama dalam berbagai aspek dan manifestasinya mendapatkan perhatian besar di negeri ini. Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian khusus adalah pelaksanaan dan pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI), baik di lingkungan keluarga, masyarakat, di lembaga-lembaga pendidikan formal, di lembaga-lembaga pendidikan keagamaan maupun di lembaga-lembaga pendidikan umum sejak Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi.

Perguruan Tinggi Umum (PTU) yang berperan sangat penting dalam mendidik dan mencetak generasi muda bangsa, juga melihat aspek ini sebagai fenomena yang harus dikembangkan dan mendapat porsi yang sangat besar, mengingat pentingnya hubungan antara ilmu dan agama, meminjam istilah Albert Einstein, knowledge without  religion is blind, Religion without knowledge is lamp. Sehingga sangatlah urgen dan signifikan artinya ketika melihat PAI tidak sekedar formalitas pelengkap perkuliahan untuk mendapatkan nilai dan kemudian dapat menjadi sarjana, tetapi bagaimana PAI dan kegiatan keagamaan kampus dapat memberi nilai-nilai teoritis dan praktis yang berpengaruh bagi pengembangan kepribadian dan peningkatan akhlak yang mulia menuju insan yang beriman dan bertakwa, dan menciptakan kehidupan keagamaan kampus yang kondusif, inklusif dan menghargai

Mengamati keadaan dan proses pembelajaran PAI dan kegiatan keagamaan di PTU dewasa ini, jika dihubungkan dengan potret ideal di atas, maka tantangan dan problematika pembelajaran PAI dan kegiatan keagamaan di PTU menjadi semakin komplek, terutama dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) keagamaan yang di PTU dikenal dengan UKM Rohani Islam (ROHIS). UKM yang merupakan kegiatan kemahasiswaan yang eksis dalam kegiatan keislaman dan penanaman nilai-nilai agama dengan berbagai program dan kegiatan yang mendapatkan porsi yang minimal sama dengan UKM-UKM lainnya.

 

SELENGKAPNYA